Ledley King Gantung Sepatu
London - Kapten Tottenham Hotspur Ledley King memutuskan pensiun sebagai pemain sepakbola profesional. Hantu cedera menjadi alasan terbesar dia untuk gantung sepatu di usia yang belum tua.
King, yang sudah terlibat di akademi White Hart Lane sejak umurnya 14, dan tidak pernah ke klub lain, telah mengumumkan pengunduran dirinya hari ini, Kamis (19/7/2012), dan dirilis di situs resmi The Lilywhites.
Bek tengah berusia 31 tahun itu mulai rentan cedera sejak musim 2007/2008, ketika dia cuma turun ke lapangan sebanyak 10 kali di semua ajang. Ia juga absen hampir di sepanjang musim 2010/2011 lantaran lututnya terus bermasalah.
Di musim lalu King cuma dimainkan di pertandingan Premiership, tapi hanya 21 kali. Merasa tak yakin bisa melanjutkan kariernya dengan baik, ia pun memutuskan berhenti.
"Aku sudah di sini sejak masih anak-anak. Aku selalu merasa ini klubnya dan selalu sulit membayangkan jika mengenakan kostum klub lain," demikian King dalam "sambutan terakhirnya".
"Aku ingin berterima kasih untuk setiap orang di klub ini, dan juga fans. Aku kehilangan banyak pertandingan selama bertahun-tahun, tapi fans Spurs selalu sabar dan luar biasa dalam mendukungku di masa-masa sulit. Sayang sekali, cedera dan ketidakmampuanku berlatih kini akhirnya membawaku ke akhir karier."
Melakoni debut profesionalnya di tahun 1998, King tercatat sebagai pemain paling loyal yang pernah memperkuat Tottenham. Pemain berposisi bek tengah yang juga bisa menjadi gelandang bertahan itu mulai menjadi kapten sejak 2005.
Pada Maret 2009, harian The Times mencantumkan namanya ke urutan 25 di daftar pemain terbaik Tottenham sepanjang masa. Sang "Raja" punya satu medali bersama klubnya itu, yakni Piala Liga Inggris di tahun 2008.
Salah satu momen paling fenomenal dari King adalah saat menorehkan gol pertamanya buat Spurs pada Desember 2000 melawan Bradford City. Ia membuat gol pertama ketika kickoff baru berusia 9,7 detik. Itulah gol tercepat dalam sejarah Premier League.
Di level internasional, King bermain 21 kali untuk timnas Inggris. Ia main di Piala Eropa 2004, gagal masuk tim Piala Dunia 2006 dan EURO 2008 karena cedera, serta tampil di laga pertama Inggris di Piala Dunia 2010 melawan Amerika Serikat, tapi cedera dan absen seterusnya.
Setelah menutup kariernya sebagai pemain, King akan melanjutkan pekerjaannya sebagai duta Tottenham Hotspur itu.
Kamis, 19 Juli 2012
Chelsea Kembali Jajaki Victor Moses
Seattle - Chelsea masih memburu pemain untuk didatangkan di bursa transfer musim panas ini. Yang mereka bidik adalah Victor Moses, pesepakbola Nigeria yang musim lalu berseragam Wigan Athletic.
Sepeninggal Nicolas Anelka dan kemudian Didier Drogba, Chelsea belum terlalu aktif membeli pemain baru. Dari daftar pemain yang sudah dibeli, 'Si Biru' mendatangkan dua nama yakni Marko Marin dan Eden Harzard, keduanya adalah pengisi lapangan tengah alias gelandang.
Demi bisa bersaing dengan Manchester City dan juga Manchester United, maka pembelian lain jelas harud dilakukan. Dan yang kemudian jadi bidikan The Blues ternyata adalah Victor Moses.
Chelsea beberapa waktu lalu sesungguhnya sudah mengajukan penawaran pada Wigan, namun permintaan 10 juta poundsterling yang diminta tak dipenuhi kubu The Blues, yang cuma bersedia membayar 4 juta poundsterling. Namun kini, klub juara Liga Champions itu mengonfirmasi kalau upaya kedua untuk mendapatkan Moses tengah dilakukan.
"Itu adalah sesuatu yang sedang kami diskusikan saat ini. Tapi saat ini dia masih pemain Wigan. Dia menjalani musim yang bagus musim lalu, dia masih muda dan punya prospek bagus," sahut Roberto Di Matteo seperti diberitakan AFP.
Masih berusia 21 tahun, Moses musim lalu mencetak enam gol dan membuat enam assist dari 37 penampilan di Premier League.
Sepeninggal Nicolas Anelka dan kemudian Didier Drogba, Chelsea belum terlalu aktif membeli pemain baru. Dari daftar pemain yang sudah dibeli, 'Si Biru' mendatangkan dua nama yakni Marko Marin dan Eden Harzard, keduanya adalah pengisi lapangan tengah alias gelandang.
Demi bisa bersaing dengan Manchester City dan juga Manchester United, maka pembelian lain jelas harud dilakukan. Dan yang kemudian jadi bidikan The Blues ternyata adalah Victor Moses.
Chelsea beberapa waktu lalu sesungguhnya sudah mengajukan penawaran pada Wigan, namun permintaan 10 juta poundsterling yang diminta tak dipenuhi kubu The Blues, yang cuma bersedia membayar 4 juta poundsterling. Namun kini, klub juara Liga Champions itu mengonfirmasi kalau upaya kedua untuk mendapatkan Moses tengah dilakukan.
"Itu adalah sesuatu yang sedang kami diskusikan saat ini. Tapi saat ini dia masih pemain Wigan. Dia menjalani musim yang bagus musim lalu, dia masih muda dan punya prospek bagus," sahut Roberto Di Matteo seperti diberitakan AFP.
Masih berusia 21 tahun, Moses musim lalu mencetak enam gol dan membuat enam assist dari 37 penampilan di Premier League.
Tymoshchuk Pertimbangkan Masa Depannya di Bayern
Munich - Tak selalu menjadi pilihan utama di Bayern Munich membuat Anatoliy Tymoshchuk merasa kurang nyaman. Gelandang asal Ukraina ini pun tengah mempertimbangkan beberapa pilihan soal masa depannya.
Di level timnas, Tymoshchuk memang tak tergantikan. Dia jadi pemain yang paling banyak tampil untuk Ukraina dengan koleksi 119 caps.
Namun, di Bayern, nasibnya tidak demikian. Musim lalu, eks pemain Zenit St. Petersburg ini lebih banyak melapis Luiz Gustavo-Bastian Schweinsteiger dan cuma tampil 21 kali di Bundesliga.
Kontrak Tymoshchuk baru akan habis pada tahun depan. Namun, karena situasinya sekarang, si pemain pun mulai membuka peluang pindah.
"Mungkin saya akan bertahan di Munich. Saya belum tahu," ucap Tymoshchuk kepada Kicker.
Tymoshchuk menambahkan, dirinya punya "beberapa pilihan di Rusia" dan "berhubungan dengan beberapa klub". Sementara itu, beberapa sumber lain menyebutkan gelandang 33 tahun itu juga masuk radar Napoli dan AC Milan.
Masa depan Tymoshchuk bisa saja akan tergantung usaha Bayern mendatangkan pemain Athletic Bilbao, Javi Martinez. Kebetulan, Martinez juga seperti Tymoshchuk, bisa bermain sebagai gelandang bertahan atau bek tengah.
Munich - Tak selalu menjadi pilihan utama di Bayern Munich membuat Anatoliy Tymoshchuk merasa kurang nyaman. Gelandang asal Ukraina ini pun tengah mempertimbangkan beberapa pilihan soal masa depannya.
Di level timnas, Tymoshchuk memang tak tergantikan. Dia jadi pemain yang paling banyak tampil untuk Ukraina dengan koleksi 119 caps.
Namun, di Bayern, nasibnya tidak demikian. Musim lalu, eks pemain Zenit St. Petersburg ini lebih banyak melapis Luiz Gustavo-Bastian Schweinsteiger dan cuma tampil 21 kali di Bundesliga.
Kontrak Tymoshchuk baru akan habis pada tahun depan. Namun, karena situasinya sekarang, si pemain pun mulai membuka peluang pindah.
"Mungkin saya akan bertahan di Munich. Saya belum tahu," ucap Tymoshchuk kepada Kicker.
Tymoshchuk menambahkan, dirinya punya "beberapa pilihan di Rusia" dan "berhubungan dengan beberapa klub". Sementara itu, beberapa sumber lain menyebutkan gelandang 33 tahun itu juga masuk radar Napoli dan AC Milan.
Masa depan Tymoshchuk bisa saja akan tergantung usaha Bayern mendatangkan pemain Athletic Bilbao, Javi Martinez. Kebetulan, Martinez juga seperti Tymoshchuk, bisa bermain sebagai gelandang bertahan atau bek tengah.
Tahun Depan Promotor Akan Bawa Barca dan Tottenham ke Indonesia
Jakarta - Promotor yang membawa Valencia ke Jakarta awal bulan depan juga berencana mendatangkan pula Barcelona dan Tottenham Hotspur di tahun 2013.
Hal tersebut diungkapkan oleh presiden My Event, Justinus Laksana, saat menggelar konferensi pers terkait rencana kedatanganValencia di Black Cat Arcadia, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2012).
"Barcelona dan Tottenham Hotspur akan datang, rencananya 2013. Ini harapan awal yang bagus untuk bisnis sepakbola Indonesia," ungkap dia.
Ia menambahkan, sebelum mendatangkan Valencia ke Jakarta pihaknya sebetulnya menginginkan Barcelona terlebih dahulu. Namun keinginan tersebut urung terlaksana karena Los Cules punya agenda lain.
"Persiapan mendatangkan Barcelona sudah 2 tahun lalu. Tahun ini ingin Barca. Tapi karenaa ada Piala Eropa dan padatnya jadwal, mereka tidak bisa keluar dari Eropa. Hanya ke Maroko,"' tutur dia.
"September tahun ini kami akan ke Barcelona karena sudah panjar 70 persen. David Villa juga akan datang ke Indonesia. Kami mengadakan event ini bukan untuk mendapatkan duit, dan main asal-asalan. Bukan tujuan komersial tapi kontribusi ke sepakbola Indonesia," sambung Justinus.
"Tidak hanya itu, kami akan bertemu lima agen klub Inggris untuk mendatangkan klub-klubseperti Manchester City, dari Italia juga seperti Juventus dan AC Milan," tukas dia.
Hal tersebut diungkapkan oleh presiden My Event, Justinus Laksana, saat menggelar konferensi pers terkait rencana kedatanganValencia di Black Cat Arcadia, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2012).
"Barcelona dan Tottenham Hotspur akan datang, rencananya 2013. Ini harapan awal yang bagus untuk bisnis sepakbola Indonesia," ungkap dia.
Ia menambahkan, sebelum mendatangkan Valencia ke Jakarta pihaknya sebetulnya menginginkan Barcelona terlebih dahulu. Namun keinginan tersebut urung terlaksana karena Los Cules punya agenda lain.
"Persiapan mendatangkan Barcelona sudah 2 tahun lalu. Tahun ini ingin Barca. Tapi karenaa ada Piala Eropa dan padatnya jadwal, mereka tidak bisa keluar dari Eropa. Hanya ke Maroko,"' tutur dia.
"September tahun ini kami akan ke Barcelona karena sudah panjar 70 persen. David Villa juga akan datang ke Indonesia. Kami mengadakan event ini bukan untuk mendapatkan duit, dan main asal-asalan. Bukan tujuan komersial tapi kontribusi ke sepakbola Indonesia," sambung Justinus.
"Tidak hanya itu, kami akan bertemu lima agen klub Inggris untuk mendatangkan klub-klubseperti Manchester City, dari Italia juga seperti Juventus dan AC Milan," tukas dia.
Fokus ke City, Dzeko Bantah Negosiasi dengan Milan
Manchester - Edin Dzeko mengonfirmasi langsung terkait kelanjutan masa depannya. Dia menyangkal ramainya pemberitaan dirinya tengah bernegosiasi dengan AC Milan karena dia justru ingin fokus bersama Manchester City.
Kabar Dzeko bakal hengkang dari City dan kemudian berlabuh bersama Milan muncul karena beberapa faktor. Selain karena posisinya di The Citizens bukanlah striker utama, di sisi lain Rossoneri tengah mencari pemain depan baru untuk mengisi posisi yang ditinggal Zlatan Ibrahimovic.
Peluang Milan mendapatkan Dzeko sepertinya besar saat seseorang yang mengaku agen Dzeko bernama Sead Susic menyebut kalau kans kliennya berlabuh di San Siro terbuka sampai 70%. Belakangan kabar tersebut ditepis pihak The Citizens.
Kini, Dzeko menegaskan kembali hal tersebut. Di situs pribadinya dia menyebut tidak sedang bernegosiasi dengan Milan. Yang ada pikirannya kini hanyalah City.
"Setelah spekulasi terbaru soal kepergian saya dari City dan pernyataan individual, yang berbicara selayaknya dia manajer saya, saya ingin menginformasikan pada publik kalau saya tidak sedang bernegosiasi dengan Milan," sahut Dzeko seperti diberitakan Skysports.
"Manajer saya adalah Irfan Redzepagic dan tak satupun dari kami ingin saya pergi dari City. Saya hanya fokus pada Manchester City dan saya tak peduli dengan spekulasi media, terutama yang datang dari orang yang tak tahu apa-apa soal saya," tuntasnya.
Kabar Dzeko bakal hengkang dari City dan kemudian berlabuh bersama Milan muncul karena beberapa faktor. Selain karena posisinya di The Citizens bukanlah striker utama, di sisi lain Rossoneri tengah mencari pemain depan baru untuk mengisi posisi yang ditinggal Zlatan Ibrahimovic.
Peluang Milan mendapatkan Dzeko sepertinya besar saat seseorang yang mengaku agen Dzeko bernama Sead Susic menyebut kalau kans kliennya berlabuh di San Siro terbuka sampai 70%. Belakangan kabar tersebut ditepis pihak The Citizens.
Kini, Dzeko menegaskan kembali hal tersebut. Di situs pribadinya dia menyebut tidak sedang bernegosiasi dengan Milan. Yang ada pikirannya kini hanyalah City.
"Setelah spekulasi terbaru soal kepergian saya dari City dan pernyataan individual, yang berbicara selayaknya dia manajer saya, saya ingin menginformasikan pada publik kalau saya tidak sedang bernegosiasi dengan Milan," sahut Dzeko seperti diberitakan Skysports.
"Manajer saya adalah Irfan Redzepagic dan tak satupun dari kami ingin saya pergi dari City. Saya hanya fokus pada Manchester City dan saya tak peduli dengan spekulasi media, terutama yang datang dari orang yang tak tahu apa-apa soal saya," tuntasnya.
De Ceglie Ingin Habiskan Karier di Juve
Turin - Paolo De Ceglie menegaskan tekadnya untuk bisa terus bermain dalam balutan seragam Juventus. Bek kiri berusia 25 tahun ini bahkan ingin pensiun di klub yang berbasis di Turin ini.
De Ceglie adalah pemain hasil binaan akademi Juve. Dia naik ke tim senior pada tahun 2006 dan sempat dipinjamkan ke Siena pada musim 2007/2008.
Meski tak selalu jadi starter, pemain kelahiran Aosta ini mendapatkan porsi bermain yang cukup banyak. Musim lalu, dia tampil 23 kali di semua kompetisi dan mencetak sebiji gol.
Dengan usianya sekarang, De Ceglie masih punya banyak waktu untuk mengembangkan diri. Namun, si pemain ingin melakukan hal itu di Juve saja tanpa perlu pindah ke klub lain.
"Bertahan di Juventus seumur hidup adalah sesuatu yang saya harapkan," ucap De Ceglie di Football Italia.
"Saya selalu mendukung klub ini dan saya ingin bermain untuk mereka dari sekarang sampai akhir nanti. Saya bangga bisa mengenakan kostum tim masa kecil saya," ujarnya.
De Ceglie adalah pemain hasil binaan akademi Juve. Dia naik ke tim senior pada tahun 2006 dan sempat dipinjamkan ke Siena pada musim 2007/2008.
Meski tak selalu jadi starter, pemain kelahiran Aosta ini mendapatkan porsi bermain yang cukup banyak. Musim lalu, dia tampil 23 kali di semua kompetisi dan mencetak sebiji gol.
Dengan usianya sekarang, De Ceglie masih punya banyak waktu untuk mengembangkan diri. Namun, si pemain ingin melakukan hal itu di Juve saja tanpa perlu pindah ke klub lain.
"Bertahan di Juventus seumur hidup adalah sesuatu yang saya harapkan," ucap De Ceglie di Football Italia.
"Saya selalu mendukung klub ini dan saya ingin bermain untuk mereka dari sekarang sampai akhir nanti. Saya bangga bisa mengenakan kostum tim masa kecil saya," ujarnya.
Sepakbola Italia Akan Memulai Era Baru Tanpa Ibrahimovic
Milan - Transfer Zlatan Ibrahimovic dari AC Milan ke Paris Saint-Germain mengejutkan banyak pihak. Menurut agen si pemain, Mino Raiola, sepakbola Italia akan menemukan wajah barunya tanpa kehadiran Ibra.
Ibra dan Thiago Silva diboyong PSG dalam satu paket dengan mahar sebesar 65 juta Euro atau sekitar Rp 780 miliar. Presiden Milan Silvio Berlusconi terpaksa melakukan manuver penjualan tersebut demi menyelamatkan kondisi keuangan klub.
"Proyek penjualan Ibrahimovic telah dimulai sejak Januari lalu, saat Paris Saint-Germain mendatangkan Maxwell," ucap Raiola, yang juga agen Maxwell, seperti dilansir Football Italia.
"Keputusan Milan untuk menjualnya memang dibutuhkan dan sejalan dengan kondisi ekonomi di negara ini," terangnya.
Berdasarkan keterangan Raiola, Milan juga kecewa dengan penjualan dua bintangnya tersebut. Akan tetapi, meski dia cemas pemain bintang tak mau bermain di Seri A, Raiola percaya era baru lambat laun akan muncul.
"Wakil Presiden Adriano Galliani merasa kecewa karena telah kehilangan dua pemain hebatnya dalam diri Ibra dan Silva. Akan tetapi, inilah saatnya bagi sepakbola Italia untuk mencari ide-ide baru. Para pemain besar tak lagi datang ke sini. Tapi, negara ini masih bisa mengembangkan mereka (para pemain)," tutur Raiola.
"Kami harus menyadari bahwa sebuah era sedang menuju akhir, tetapi saya ingatkan ini, era baru akan segera muncul," tandasnya.
Ibra dan Thiago Silva diboyong PSG dalam satu paket dengan mahar sebesar 65 juta Euro atau sekitar Rp 780 miliar. Presiden Milan Silvio Berlusconi terpaksa melakukan manuver penjualan tersebut demi menyelamatkan kondisi keuangan klub.
"Proyek penjualan Ibrahimovic telah dimulai sejak Januari lalu, saat Paris Saint-Germain mendatangkan Maxwell," ucap Raiola, yang juga agen Maxwell, seperti dilansir Football Italia.
"Keputusan Milan untuk menjualnya memang dibutuhkan dan sejalan dengan kondisi ekonomi di negara ini," terangnya.
Berdasarkan keterangan Raiola, Milan juga kecewa dengan penjualan dua bintangnya tersebut. Akan tetapi, meski dia cemas pemain bintang tak mau bermain di Seri A, Raiola percaya era baru lambat laun akan muncul.
"Wakil Presiden Adriano Galliani merasa kecewa karena telah kehilangan dua pemain hebatnya dalam diri Ibra dan Silva. Akan tetapi, inilah saatnya bagi sepakbola Italia untuk mencari ide-ide baru. Para pemain besar tak lagi datang ke sini. Tapi, negara ini masih bisa mengembangkan mereka (para pemain)," tutur Raiola.
"Kami harus menyadari bahwa sebuah era sedang menuju akhir, tetapi saya ingatkan ini, era baru akan segera muncul," tandasnya.
Langganan:
Komentar (Atom)